Botol air mineral dan kain, objek gambar bentuk

Beberapa Catatan dalam Pembelajaran Gambar Bentuk

FacebookTwitterGoogle+Share

Siswa-siswi SMKN 3 Sekayu sedang menggambar betuk dengan objek botol air mineral dan kain.

Apa itu menggambar bentuk?

Secara sederhana menggambar bentuk sama dengan “memotret” sebuah atau sekelompok objek yang sengaja disediakan untuk “dipotret” ke atas bidang gambar. Mengapa “memotret”? Karena kriteria utama dalam menggambar bentuk adalah kemiripan objek, baik itu kemiripan bentuk,warna, karakter, dll.

Definisi singkat tersebut menyiratkan bahwasannya untuk mencapai kriteria tersebut diperlukan kemampuan atawa keahlian menggambar yang tidak didapat secara singkat atau kilat. Lantas bagaimana jika yang mempraktikkan menggambar bentuk adalah siswa-siswi sekolah menengah umum?

Menggambar bentuk merupakan salah satu kompetensi dasar dalam pelajaran seni budaya/seni rupa di sekolah menengah yang mesti dipraktikkan dan dipelajari oleh siswa. Dalam pelaksanaanya tidaklah mudah mengajarkan dan memberikan pemahaman yang utuh kepada siswa perihal gambar bentuk. Namun demikian, sebagai seorang guru sudah menjadi kewajiban untuk terus mencoba teknik dan metode yang pas, yang sekiranya dapat mentransfer pemahaman kepada siswa. Itulah yang terus kami coba lakukan.

Dari sedikit pengalaman mengajarkan menggambar bentuk kepada siswa kami, ada beberapa catatan yang kami temukan, antara lain:

  1. Siswa kami pada umumnya mengabaikan konsep gambar bentuk itu sendiri,dan ini merupakan tantangan yang harus kami jawab dengan merubah metode dan pendekatan, karena poin ini pada akhirnya menyebabkan kesalahan-kesalahan berikutnya.
  2. Kurangnya pengamatan siswa atas objek gambar bentuk. Ini mengakibatkan ketidaktepatan bentuk objek, atau dengan kata lain siswa   lebih senang, dalam bahasa kami “mengarang”, daripada melihat objek yang riil dan tersedia di depan mata. Dalam contoh kasus: objek botol kecap dalam gambar mejadi botol minyak angin :)
  3. Siswa mengalami kebingungan ketika dihadapkan pada objek nyata dan langsung. Daripada melihat objek langsung siswa lebih senang apabila diberikan contoh jadi.

 

Botol air mineral dan kain, objek gambar bentuk

Ketiga catatan di atas merupakan permasalahan mendasar dalam menggambar bentuk, baru berkisar pada kemampuan mempersepsi bentuk objek, belum lagi menyentuh tahap-tahap yang lebih rumit, misalnya mengartikulasikan karakter objek.

Demikian sedikit catatan dari secuil pengalaman kami yang mungkin dapat menggugah rekan pembaca untuk memberikan masukan dan saran kepada kami. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

No Responses

ADD YOUR COMMENT