karya seni patung primitif

Karya Seni Patung Primitif

FacebookTwitterGoogle+Share

karya seni patung primitifSeni patung primitif telah banyak ditemukan di dunia. Dari zaman kuno, rupanya manusia sudah mengembangkan kemampuannya dalam olah seni yang dituangkan dalam bentuk pembuatan patung. Salah satunya yaitu sejak zaman Yunani Kuno, tradisi pembuatan patung sudah dimulai. Bahkan, di zaman itu karya-karya patung sudah dihasilkan dengan produktif. Patung primitif kebanyakan dianggap sebagai bentuk membangun kepercayaan, spritual, wujud dari simbol-simbol tertentu, dan sebagainya. Proses pembuatan patung primitif tentu saja masih dengan cara dan dengan peralatan yang sederhana. Walaupun begitu, beberapa patung juga tetap tampak mengesankan dengan pahatan ataupun reliefnya yang memiliki keindahan tersendiri.

Seni Patung Primitif di Indonesia

Karya seni primitif, termasuk dalam bentuk patung, memiliki bentuk dan warna yang masih bersifat sederhana. Hal ini karena pada zaman tersebut belum terdapat peralatan yang memadai. Ditambah lagi bahan baku yang digunakan juga seadanya. Tentu saja saat itu perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga belum pesat. Di Indonesia, pembuatan patung rupanya juga disenangi. Contohnya saja yaitu patung primitif dari suku  Asmat, Papua. Patung ini menjadi bukti dari perkembangan seni patung primitif yang ada di Nusantara. Keberadaan patung ini telah menghiasi karya seni primitif di Indonesia. Tentu bukan itu saja, ada patung-patung primitif lainnya yang bisa ditemui sebagai karya seni primitif di Indonesia.

Patung-patung primitif biasanya dibuat dengan fungsi tertentu. Ada yang berfungsi sebagai penyampai pesan, ada yang bermakna kepercayaan, sebagai monumen, dekorasi, ataupun kerajinan tangan biasa. Beberapa patung primitif biasanya juga kerap dihubung-hubungkan dengan sesuatu yang magis atau memiliki kekuatan gaib. Meskipun masih bersifat sederhana, tetapi patung-patung tersebut memiliki nilai seni yang tinggi yang tidak bisa disepelekan. Seni primitif yang mulai berkembang sejak zaman prasejarah ini, cukup berpengaruh terhadap hasil kebudayaan meskipun pada saat itu semuanya masih dalam kondisi yang sederhana. Karena itulah, karya-karya dari seni primitif ini memiliki ciri khas dengan goresan yang spontanitas, dengan pewarnaan yang terbatas, tetapi tetap menghasilkan karya yang patut dihargai sebagai seni patung primitif.

No Responses

ADD YOUR COMMENT