karya seni rupa hindu Indonesia

Karya Seni Rupa Hindu Indonesia

FacebookTwitterGoogle+Share

karya seni rupa hindu IndonesiaSeni rupa Hindu Indonesia awal mulanya datang dari India lewat agama, politik, dan perdagangan yang tersebar di wilayah Indonesia. Wilayah yang menjadi pusat perkembangan seni rupa ini yaitu seperti Bali, Jawa, dan Sumatera yang kemudian lambat-laun bercampur dengan kebudayaan daerah Indonesia. Akulturasi yang terjadi ini berlangsung dalam kurun waktu yang bertahap melalui proses imitasi (peniruan), adaptasi (penyesuaian), dan kreasi (penguasaan). Hasil kreasi yang membentuk seni yang indah ini menjadikan seni rupa Hindu cukup berpengaruh di Indonesia dan menjadi sejarah yang berharga.

Ciri-ciri Seni Rupa Hindu Indonesia

Seni rupa dari Hindu memiliki ciri-ciri tersendiri yang membedakannya dengan seni rupa lainnya. Sifat yang dibawanya adalah feodal, yaitu pusat kesenian berada di istana dan juga bersifat sakral. Jenis kesenian ini menjadi media pada upacara adat yang dilakukan. Selain itu, sifatnya juga lebih konvensional, dimana kesenian ini merupakan hasil akultrasi antara kebudayaan India dan Indonesia sehingga membentuk seni rupa Hindu Indonesia yang terpadu. Karya seni dari perpaduan ini bisa diamati dari terbentuknya bangunan candi, pura, dan puri. Banyak candi-candi di Indonesia yang mengisyaratkan lahirnya seni rupa yang terakulturasi, misalnya saja seperti Candi Borobudur, Candi Sari, dan lain-lain. Setiap candi biasanya memberi fungsi masing-masing. Ada yang didirikan untuk tempat raja bertapa, sebagai gapura atau pintu gerbang, tempat bersemedi, dan berbagai fungsi lainnya yang disesuaikan dengan kebudayaan Hindu di Indonesia.

Candi yang dibangun biasanya memiliki struktur yang khas, seperti atap yang berbentuk limas dan bermahkota stupa, terdapat banyak patung dan arca di sekitar tubuh candi, serta kaki candi yang biasanya berbentuk bujur sangkar. Tak jauh berbeda dengan bangunan pura ataupun puri, masing-masingnya juga memiliki keunikan tersendiri. Pura yang biasa banyak kita temui yaitu dibangun di Bali. Tempat pembangunan pura ada yang didirikan di tepi pantai, di daerah persawahan, di lereng gunung, dan di komplek istana. Jika pura lebih banyak mengambil peran sebagai pusat spritualitas, puri lebih berperan sebagai pusat dari pemerintahan, sekaligus juga sebagai pusat keagamaan. Itulah beberapa bangunan yang menunjukkan karya dari seni rupa Hindu Indonesia.

No Responses

ADD YOUR COMMENT