perkembangan seni rupa indonesia

Perkembangan Seni Rupa di Indonesia

FacebookTwitterGoogle+Share

perkembangan seni rupa indonesiaSeni rupa di Indonesia berkembang dengan cukup baik dengan mempertahankan predikat seni Indonesia. Dalam perkembangannya ini, seni rupa tidak memandang berbeda setiap disiplin ilmu yang ada karena tidak perlu sikap spesialis untuk menghasilkan sebuah karya. Dengan kreativitas yang terus diasah, sebuah seni bisa terlahir tanpa perlu adanya keterikatan. Para seniman bebas berekspresi, bahkan terkadang cenderung terlihat bermain-main dengan eksperimen untuk menghasilkan sebuah seni rupa yang bernilai tinggi. Karya seni yang dihasilkan di daerah-daerah Nusantara bisa menjadi wujud dari terbentuknya pola hidup dan nilai-nilai yang mengangkat adat setempat. Perkembangan seni rupa di berbagai daerah bisa ditemui dari ragam seni patung, seni bangunan, dan seni hias.

Seni Rupa di Indonesia Lahir dari Pengaruh Kebudayaan

Sesuai namanya, seni memang berarti keindahan yang dapat dinikmati oleh setiap orang. Keindahan itu bisa dirasakan melalui indera manusia. Adanya keindahan itu membuat kehadiran seni, khususnya seni rupa, selalu mendapatkan dukungan. Dari tahap-tahap perkembangan seni rupa di Indonesia, ada beberapa kebudayaan yang mempengaruhi. Awalnya seni rupa sudah mulai muncul di zaman prasejarah Indonesia. Terbukti dengan ditemuinya banyak penemuan dari zaman ini seperti menhir, arca, punden berundak, dan sebagainya. Pada zaman ini, seni rupa memiliki sifat yang sakral, tradisional, feodal, dan terbuka. Selanjutnya, dimasuki jejak baru yaitu lahirnya kebudayaan Hindu Indonesia yang juga turut mempengaruhi keberadaan seni rupa. Lahirlah berbagai seni bangunan, seni patung, dan seni kria di zaman ini.

Tak berhenti pada zaman itu saja, perkembangan seni rupa terus berlanjut pada masa sejarah Islam di Indonesia. Ketika agama Islam mulai menyebar di Indonesia, ragam seni yang mulai muncul yaitu seperti seni arsitektur, seni kerajinan, seni hiasan, dan seni kaligrafi. Seni rupa Islam ini bersifat sakral, tradisional,dan bergaya etnis dimana perkembangannya dipengaruhi oleh kesenian asing. Perkembangan selanjutnya memasuki tahap seni Indonesia baru. Seni rupa baru ini semakin berkembang dengan didirikannya banyak sanggar-sanggar yang mendukung perjalanan dari seni rupa di Indonesia.

No Responses

ADD YOUR COMMENT